Wali Kota Muhammad Farhan Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan CPP di Ciateul Bandung

BANDUNG,- Perum BULOG Kantor Cabang Bandung melaksanakan launching simbolis penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari dan Maret 2026 di Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung.
Kegiatan launching simbolis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan bantuan pangan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Pelaksanaan launching simbolis penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung dan Pimpinan BULOG Kancab Bandung.
Pada penyaluran perdana ini, sebanyak 192 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kelurahan Ciateul menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, GinGin Ginanjar, menyampaikan rasa syukur atas penyaluran bantuan pangan tersebut kepada masyarakat Kota Bandung.
“Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama pada momentum Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, di tengah kondisi harga pangan yang cenderung meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Februari–Maret 2026 bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, mengatasi kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan, serta membantu pengendalian inflasi dan gejolak harga pangan.
“Di Kota Bandung, jumlah penerima bantuan pangan pada alokasi Februari–Maret 2026 meningkat sekitar 45 persen, dari sebelumnya 80.221 penerima pada Oktober–November 2025 menjadi 146.232 penerima yang tersebar di 30 kecamatan dan 151 kelurahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap penerima bantuan pangan mendapatkan alokasi beras medium sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan, sehingga untuk dua bulan penyaluran setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“DKPP juga melakukan monitoring kualitas dan kuantitas bantuan yang disalurkan. Sebelum penyaluran, kami melakukan pemeriksaan kualitas beras medium di gudang BULOG untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan,” katanya.
GinGin juga menyampaikan bahwa penyaluran pertama di Kota Bandung telah dilaksanakan pada Rabu, 18 Maret 2026 di Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol kepada 192 penerima bantuan pangan.
“Penyaluran bantuan pangan ini akan terus dilanjutkan setelah perayaan Idul Fitri 2026. Kami berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mengendalikan inflasi pangan di Kota Bandung,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Bandung, Ashville Nusa Panata,menyampaikan bahwa BULOG sebagai operator penyaluran bantuan pangan dari pemerintah berkomitmen memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran dengan kualitas yang baik.
“Perum BULOG memastikan bahwa bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama pada momentum Ramadan dan Idul Fitri, serta turut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Bandung,” tambahnya. (*)





