Sosbud

Warga Korban Bencana Alam Puting Beliung, BERASNYA EMPAT KWINTAL Di Jual Oknum

CIANJUR || Koranprogresif.id – “Warga masyarakat korban bencana alam Puting Beliung, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hak jatah berasnya sebanyak 4 kwintal dijual oknum Kepala Desa “DA”,” ucap sumber yang tidak berkenan ditulis namanya, Rabu (02-04-2025), pada awal media on-line.

Menurut sumber, ketika “DA” menerima bantuan beras dari pemerintah belum lama ini, “DA” meminta bantuan Sekretaris Desa Gunung Sari dengan inisial “U”. Padahal “U” bukan staf-nya, melainkan satu Kecamatan Sukanagara, ada dugaan kuat beras sebanyak 4 kwintal tersebut minta untuk dijual.

Bagi “U”, kata sumber, setelah kasak kusuk ke berbagai daerah se-Kabupaten Cianjur, iya jumpa dengan seorang pemilik toko bisa dikatakan sebagai distributor berbagai jenis beras, inisial Ibu “A”, warga Kampung Leuwibunder, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Setelah terjadi kesepakatan, bahwa Ibu “A” mau menerimanya (red-penadah), asalkan sampai ketokonya, namun bagi “U” saat itu kebingungan beras sebanyak 4 kwintal harus dibawa pakai apa, timbul pikiran buruknya, iya berusaha terus mencari-cari kendaraan, setelah beberapa lama kemudian jumpa dengan “O” (52 tahun) supir seorang Pejabat Legislatif DPRD Kabupaten Cianjur.

Nampaknya “U” berhasil memperdaya “O”, ada kemungkinan besar, tandas sumber, Oknum Legislatif DPRD Kabupaten Cianjur, tidak mengetahui sebuah kendaraan AMBULANCA-nya, tidak tahu persis kendaraannya di pake mengangkut beras, ada kemungkinan juga supaya beras yang dibawa itu tidak diketahui warga masyarakat yang terkena musibah tersebut, diduga untuk membawa warga yang sedang sakit dan lain sebagainya, imbuh sumber.

Hingga berita ini di-onlinekan awak media, untuk mengkonfirmasikan ke pihak Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, sampai saat ini tidak ada jawaban sama sekali? (Aki Yunus/Agus T).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock