Aelyn Halim Memberikan Support Untuk Jaksa Yang Menangani Perkaranya

Jakarta || Koranprogresif.id, Aelyn Halim. Ia selama ini dikenal sebagai Puteri Indonesia Favorit 2010. Ia mengaku dikeroyok oleh 3 orang yang merupakan mantan suami serta mertuanya.
Hari ini Aelyn Halim mendatangi kejaksaan negeri Jakarta Pusat untuk memberi support kepada Jaksa yang menangani perkaranya.
” Saya disini memberikan support kepada Jaksa yang menangani perkara ini supaya jangan takut melawan kejahatan yang seperti ini, tutur Aelyn.
” Kronologi kejadian itu sudah lama, dan itu awal tahun 2022 dan sekarang sudah tahun 2025 yang berarti sudah 3 tahun. Jadi benar saya ada melaporkan di Polda Metro Jaya atas pasal 170 KUHP. akhirnya saya di visum dan hasilnya saya tidak bisa buka disini karena itu adalah kewenangan dari penyidik dan Jaksa yang menangani perkara saya, ujarnya lagi.
” Akhirnya perkara tersebut berjalan pelan namun pasti, dan di tahap dua kan disini. Disini saya berjuang sendiri tanpa ada pengacara, tanpa ada yang lain-lainnya, jadi benar-benar berjuang sendiri. Hampir tiap hari saya ke polda sampai pernah tidur di parkiran polda karena saya takut, apalagi saya wanita dan tinggal sendiri di jakarta, jelas Aelyn.
” Perkara ini ditingkat penyidik sudah selesai dan P21 yang artinya berkas dinyatakan sudah lengkap, dari tingkat kepolisian naik ke kejaksaan dan nantinya dilimpahkan ke pengadilan. inilah step by stepnya cara beracarakan hukum pidana, paparnya lagi kepada pers.
” Pelaku yang saya laporkan ada 3 orang dan itu orang terdekat saya, berinisial GT, LS, AT dan sampai saat ini mereka belum ditahan. Saya mendapatkan informasi kalau Jaksa ini ditekan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, mereka menggunakan pangkatnya, mereka menggunakan seragamnya untuk keberpihakan kepada 3 tersangka tersebut, tegas Aelyn.
” Tapi hebatnya Jaksa disini mereka tetap lempeng saja dan tetap mem P21 kan perkara ini. Harapan saya untuk tersangka segera di tahan. Dan pesan saya untuk perempuan diluar sana jangan takut untuk bersuara, jelasnya lagi.
” Hari ini saya datang kesini karena saya mau kasih suport untuk Jaksa yang menangani kasus ini tetap semangat berjuang menegakkan keadilan karena ujung tombak keadilan ada di tangan polisi, di tangan Jaksa, dan kalau misalnya polisi atau Jaksa takut, bagaimana masyarakat mencari keadilan untuknya, tutup Aelyn.
(Angel)











