Ascott Menteng Jakarta Gelar “Simfoni untuk Bumi”, Rayakan Earth Hour 2026 dengan Nuansa Budaya dan Kepedulian Lingkungan

Jakarta || Ascott Menteng Jakarta menghadirkan perayaan Earth Hour 2026 dengan konsep berbeda melalui acara bertajuk “Simfoni untuk Bumi”. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen terhadap pelestarian lingkungan dengan menggabungkan unsur budaya, seni, dan partisipasi publik dalam satu pengalaman yang berkesan.
Berlokasi di area lobi hotel, acara ini mengundang para tamu untuk menikmati malam penuh makna yang sarat akan pesan keberlanjutan. Suasana hangat dan reflektif terasa sejak awal, terlebih dengan tata cahaya temaram dari lilin yang mendukung semangat penghematan energi selama Earth Hour berlangsung.
Puncak acara diisi dengan pertunjukan “Simfoni untuk Bumi: Pertunjukan Angklung Earth Hour” yang merupakan hasil kolaborasi bersama Yayasan Kampus Diakoneia Modern. Alunan musik angklung yang khas menghadirkan harmoni yang menggambarkan hubungan selaras antara manusia dan alam, sekaligus memperkuat nilai budaya lokal dalam kampanye global ini.
Tak hanya menghadirkan pertunjukan seni, Ascott Menteng Jakarta juga menampilkan instalasi dekoratif ramah lingkungan. Berbagai elemen daur ulang seperti papan bekas serta botol sabun dan sampo dimanfaatkan untuk membentuk simbol ikonik “60+”, yang menjadi identitas gerakan Earth Hour sekaligus pesan kuat tentang pentingnya aksi nyata menjaga bumi.
Menambah interaksi, para tamu diajak berpartisipasi dalam “Papan Harapan untuk Planet Kita”. Melalui instalasi ini, pengunjung dapat menuliskan harapan dan komitmen pribadi terhadap masa depan lingkungan yang lebih baik. Aktivitas ini menjadi bentuk keterlibatan langsung sekaligus refleksi bersama akan pentingnya perubahan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Acara semakin lengkap dengan sajian makanan ringan serta iringan musik tradisional yang menenangkan, menciptakan suasana perayaan yang hangat, intim, dan penuh inspirasi.
Melalui inisiatif ini, Ascott Menteng Jakarta berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan sekaligus menginspirasi langkah kecil yang berdampak besar, dimulai dari satu jam yang bermakna dalam Earth Hour.




