Megapolitan

InstaBeauty Center Perkenalkan Ellansé, Teknologi Stimulasi Kolagen dengan Hasil Tahan Hingga 4 Tahun

 

Jakarta, 4 Maret 2026 – Memasuki usia 30-an, banyak orang mulai mengalami penurunan produksi kolagen yang berdampak pada perubahan struktur wajah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan pipi yang mulai turun (sagging), garis senyum yang semakin dalam, hingga berkurangnya ketegasan garis rahang. Perubahan tersebut kerap membuat perawatan kulit biasa tidak lagi cukup untuk mengatasinya.

Menjawab kebutuhan tersebut, InstaBeauty Center menghadirkan inovasi perawatan estetika menggunakan Ellansé, sebuah teknologi biostimulator kolagen yang dirancang untuk membantu memulihkan struktur wajah secara alami.

Ellansé menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan filler konvensional. Jika filler berbasis Hyaluronic Acid umumnya hanya berfungsi menambah volume sementara, Ellansé bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen alami di dalam kulit sehingga memberikan efek peremajaan yang lebih menyeluruh.

 

Perawatan Ellansé menggunakan mikrosfer Polycaprolactone (PCL) yang memiliki dua mekanisme kerja utama. Pertama adalah Immediate Volumizing, yaitu efek pengisian instan pada area wajah yang mengalami kekosongan volume melalui carrier gel berbasis carboxymethyl cellulose (CMC). Hasilnya, wajah terlihat lebih segar segera setelah tindakan dilakukan.

Kedua adalah Long-term Biostimulation, di mana mikrosfer PCL merangsang proses pembentukan kolagen baru atau neokolagenesis. Seiring waktu, bahan tersebut akan terserap secara alami oleh tubuh dan digantikan oleh jaringan kolagen baru yang terbentuk, sehingga membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit dari dalam.

 

Salah satu keunggulan Ellansé adalah daya tahan hasilnya yang lebih lama dibandingkan prosedur estetika pada umumnya. Perawatan ini memiliki beberapa pilihan durasi hasil, mulai dari tipe S, M, L hingga E, yang memungkinkan efeknya bertahan antara satu hingga empat tahun.

Proses transformasi biasanya berlangsung secara bertahap. Pada fase awal dalam satu hingga empat minggu pertama, produk mulai berintegrasi dengan jaringan kulit sehingga wajah tampak lebih segar. Selanjutnya pada fase maturasi sekitar bulan ketiga hingga keenam, produksi kolagen mencapai puncaknya sehingga kualitas kulit terlihat lebih halus, kencang, dan kontur wajah tampak lebih terangkat.

 

Keberhasilan prosedur ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada teknik injeksi dan pemahaman anatomi wajah. Di InstaBeauty Center, prosedur ini dilakukan oleh Rudy Adiputra, dokter estetika yang dikenal memiliki keahlian dalam teknik face contouring.

Menurut dr. Rudy, pendekatan yang digunakan bukan sekadar mengisi volume wajah. “Kami tidak hanya melakukan injeksi, tetapi melakukan restorasi struktur wajah dengan menempatkan stimulator pada titik-titik jangkar tertentu sehingga menciptakan efek lifting yang terlihat alami,” ujarnya.

 

Selain menawarkan hasil jangka panjang, prosedur ini juga relatif singkat. Satu sesi perawatan biasanya berlangsung sekitar 30 hingga 45 menit dengan masa pemulihan yang minimal. Dengan demikian, pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa waktu pemulihan yang panjang.

Melalui inovasi ini, InstaBeauty Center berharap dapat memberikan pilihan perawatan estetika yang tidak hanya berfokus pada hasil instan, tetapi juga pada kesehatan dan regenerasi kulit jangka panjang.

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock