Pendidikan

Dukung Program 288 Ribu TV Smart Board Pembelajaran, PGSI: Ada Sekolah dan Madrasah, Jangan Kemaruk!!

BANTEN || Koranprogresif.id – “PGSI menyambut baik program Presiden Prabowo, berupa pemberian bantuan 288 ribu Smart TV bagi Sekolah di Indonesia, namun hal ini perlu pengawasan agar kegagalan Crhomebook di era Nadiem, tidak terulang”.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) Kabupaten Demak, Noor Salim, S.Pd.I, Gr, C.PLA, bersama Ketua Tim Dewan Penasehat PGSI Demak, H. Rifa’i, S.Ag, M.Pd.I, kepada sejumlah awak media, sesaat setelah landing di Bandar Udara Internasional Soekarno- Hatta, Minggu (7/9/2025).

Terkait rencana bantuan Smart Board TV bagi Sekolah, lanjutnya, saya berharap, agar Mendikdasmen RI perlu bekerjasama dan bila perlu mengadopsi model pembelajaran digital menggunakan smart TV, dengan lembaga yang sudah menerapkanya, kata Salim.

“Jadi jangan hanya memberi bantuan perangkat smart TV saja, namun sekolah penerima tidak bisa menggunakan karena masih bingung mengoperasionalkan, atau sekolah menganggap belum membutuhkan, akhirnya sia-sia. Untuk itu, Kemendikdasmen perlu kerjasama dengan institusi yang sudah menerapkan pembelajaran berbasis smart Board TV,” jelas Noor Salim.

Senada disampaikan oleh Dewan Penasehat PGSI, H. Rifa’i, S.Ag, M.Pd.I, juga mengingatkan bahwa, lembaga pendidikan formal di Indonesia, bukan hanya Sekolah TK, SD, SMP, SMA/SMK saja, namun juga ada RA, MI, MTs dan MA.

“Pak Mendikdasmen RI juga jangan lupa bahwa lembaga pendidikan formal bukan hanya yang dibawah Kemendikdasmen RI saja, namun ada juga RA, MI, MTs, MA dibawah Kemenag, keduanya sama-sama punyak peran utama mencerdaskan anak bangsa, maka proyek Smart TV harus menyasar dua Institusi Kementerian, jangan sampai nantinya dibilang Kemaruk, oleh masyarakat,” pungkas Rifai, Kepala MA Taqwiyatul Wathon Sumberejo Mranggen. (Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock