PemerintahanPendidikan

Gerakan Sekolah ASRI Digencarkan, Mendikdasmen: Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

BALIKPAPAN || Koranprogresif.id – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dimanfaatkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Ali Mu’thi, untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis lingkungan. Dari SMA Negeri 8 Balikpapan, Kalimantan Timur, pemerintah mengajak peserta didik menjadi pelopor pelestarian alam melalui Gerakan Sekolah ASRI dan aksi nyata penanaman mangrove, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, menjadi simbol komitmen pemerintah untuk menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kesadaran ekologis peserta didik.

SMA Negeri 8 Balikpapan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki keunikan tersendiri. Berlokasi di Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat, sekolah ini dikenal sebagai satu-satunya sekolah mangrove di Indonesia karena berdampingan langsung dengan kawasan hutan mangrove yang menjadi bagian penting ekosistem pesisir Kalimantan Timur.

Melalui Gerakan Sekolah ASRI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Ali Mu’thi mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bersih dan indah, sekaligus membangun budaya cinta lingkungan yang tertanam dalam keseharian siswa.

Prof. Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa, menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.

Menurutnya, cita-cita Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui hubungan yang baik antarsesama manusia, tetapi juga melalui hubungan yang selaras dengan alam.

“Sesungguhnya sesuai dengan cita-cita bangsa, kita membangun hubungan yang harmonis dengan sesama, hubungan yang harmonis dengan alam, membangun toleransi dan juga membangun kerukunan. Kita semua berharap agar Indonesia menjadi negeri yang aman, damai dan tenteram,” ujarnya.

Abdul Mu’ti menilai, gerakan penghijauan seperti penanaman pohon dan mangrove merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.

Selain memperindah lingkungan, mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, menyerap emisi karbon, serta menjadi benteng alami menghadapi dampak perubahan iklim.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa, pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan ekologis dan tanggung jawab sosial.

Menurut Rudy, Kalimantan Timur yang kaya akan sumber daya alam memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pembangunan berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.
“Pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak muda, generasi bangsa, dan Generasi Emas 2045 yang memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan ekologis dan tanggung jawab sosial,” katanya.

Ia berharap, kesadaran menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan sederhana di sekolah maupun lingkungan sekitar, mulai dari menjaga kebersihan hingga terlibat aktif dalam kegiatan penghijauan.

Gerakan Sekolah ASRI dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam membangun Generasi Emas 2045 yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi masa depan bangsa. (Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock