HUT ke-45 Kelurahan Drajat, Pembangunan Infrastruktur dan Bedah Rumah Jadi Kado bagi Warga

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan wilayah. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, peringatan hari jadi ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi seni budaya dan UMKM serta menyampaikan sejumlah capaian pembangunan.
Suasana meriah terlihat di Lapangan Olahraga Kelurahan Drajat saat ratusan warga menghadiri malam puncak perayaan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan yang sebelumnya diisi berbagai aktivitas olahraga, sosial, dan pelayanan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pekan olahraga antarwarga melalui pertandingan mini soccer dan bulu tangkis. Selanjutnya, masyarakat mengikuti jalan sehat, pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, serta festival kesenian dan UMKM lokal.
Lurah Drajat, Daniar Rinaldy, S.STP., menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan. Karena itu, pemerintah kelurahan berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi ruang bagi warga untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.
“Ke depan, insyaallah acara seperti ini akan kami tingkatkan lagi agar lebih meriah. Kami akan terus memberdayakan dan menggali potensi kebudayaan serta kesenian yang ada di kelurahan kami. Begitu juga dengan potensi UMKM lokal agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Daniar.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program pembangunan tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Sinergi antara pemerintah kelurahan, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), dan warga perlu terus diperkuat agar setiap program dapat memberikan manfaat secara luas.
“Pemerintah Kelurahan Drajat tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan seluruh unsur LKK dan masyarakat. Kami berharap kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong terus terpelihara,” katanya.
Selain menyoroti kegiatan kemasyarakatan, Daniar memaparkan sejumlah pembangunan yang telah direalisasikan dalam satu tahun terakhir. Salah satunya pembangunan infrastruktur melalui dukungan sejumlah instansi eksternal, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS).
Pekerjaan infrastruktur tersebut di antaranya pembangunan pintu air dan senderan sungai untuk mendukung penataan lingkungan serta mengantisipasi potensi banjir di wilayah Kelurahan Drajat yang memiliki kawasan rawan genangan.
Beberapa titik pembangunan meliputi senderan Kali Cipadu di RW 06 Simaja Utara dan pintu air di Jalan Gerilyawan, tepatnya di perbatasan RW 08 dan RW 09.
Daniar berharap keberadaan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pengelolaan aliran air dan meningkatkan perlindungan lingkungan.
Di bidang perumahan, Kelurahan Drajat juga mendapatkan realisasi program Bedah Rumah Merah Putih pada 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 115 calon penerima manfaat dalam program tersebut.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini Kelurahan Drajat mendapatkan realisasi program Bedah Rumah Merah Putih dengan jumlah 115 calon penerima manfaat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, LKK, Puskesmas Drajat, hingga masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Sri Lakshmi, mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-45 sebagai momentum memperkuat kerukunan dan karakter sosial warga.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan perkembangan sekaligus kedewasaan suatu wilayah. Karena itu, peringatan hari jadi perlu dimaknai sebagai kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan menjaga nilai kebersamaan.
“Angka 45 ini saya harapkan menjadi penanda kedewasaan warganya. Ini waktu yang tepat untuk kita melihat kembali bagaimana Kelurahan Drajat tumbuh, menghadapi berbagai tantangan, dan bersyukur bahwa kita tetap rukun sampai hari ini,” ujar Sri Lakshmi.
Ia mengingatkan, kemajuan zaman hendaknya tidak membuat masyarakat kehilangan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Menurutnya, semangat gotong royong harus tetap hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui kepedulian terhadap tetangga maupun keterlibatan dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.
Sri Lakshmi juga menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak sebatas mempertahankan kesenian tradisional, tetapi harus tercermin dalam perilaku masyarakat, termasuk menjaga kerukunan, membangun komunikasi, dan merawat fasilitas umum.
“Budaya yang kita banggakan bukan hanya soal kesenian yang ditampilkan di panggung malam ini. Budaya sejati juga terlihat dari cara kita bertetangga, bermusyawarah menyelesaikan masalah lingkungan, dan kepedulian merawat fasilitas umum,” tuturnya.
Ia berharap Kelurahan Drajat terus berkembang menjadi lingkungan yang harmonis, mandiri, dan mampu menjaga solidaritas warganya di tengah dinamika pembangunan Kota Cirebon.
“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-45 Kelurahan Drajat. Teruslah menjadi lingkungan yang rukun, mandiri, dan selalu menjaga kebersamaan,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-45 Kelurahan Drajat diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi penguat komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan, menjaga nilai gotong royong, serta mengembangkan potensi seni budaya dan UMKM demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (RN)








