Opini

JOKOWI dan Oligarki Busuk

 

Oleh: Muslim Arbi (Direktur Gerakan Perubahan dan Koorsinator Indonesia Bersatu)

JAKARTA || Koranprogresif.id – Siapa yang tidak tahu dan tidak kenal Joko Widodo? Semua rakyat pasti tahu. Sejak Walikota Solo, Gubernur DKI hingga Presiden 2 periode.

Sejak jadi Gubernur DKI, yang hanya 2 tahun: 2012-2014. Lalu incar kursi Presiden 2014-2019 dan diteruskan 2019 – 2024. Dan mau berkuasa lagi.

Luhut Binsar, jadi korlap mau perpanjang kekuasaan Joko Widodo. Sehingga waktu itu menggunakan beberapa Ketum Partai bermasalah yang tersandera kasusnya untuk gaungkan Jokowi 3 periode. Megawati bersikeras, karena konsitusi hanya 2 kali jabat.

Tidak cukup sampai di situ Bahlil yang waktu anak buah Jokowi dorong perpanjang 2 tahun dengan alasan Covid-19, sehingga 2 tahun pemerintahan tidak efektif. Bahlil gagal.

Jokowi tidek menyerah. Geraklan relawannya untuk berusaha gagalkan pemilu atau pilpres di tunda. Gagal juga.

Pemilu akhirnya jalan sesuai agenda nasional, tapi Jokowi sodorkan Gibran. Meski langgar konsitusi, karena paman-nya Anwar Usman Ketua MK. Akhir nya Gibran pun lolos dampingi Prabowo sebagai Wapres.

Tidak cukup Gibran jadi Wapres, karena sewaktu-waktu di depak. Pelanggaran konsitusi Gibran itu fatal. Jokowi sadari itu. Kalau Gibran terdepak. Alamat Jokowi dan Keluarganya tidak terlindungi atas sejumlah kasus selama berkuasa.

Meski demikian, Jokowi tidak tinggal diam. Jokowi menyususn langkah bersama timnya, Jokowi terlihat berniat untuk kembali berkuasa kembali dengan menggunakan PSI sebagai kendaraan politiknya.

Jokowi terlihat menganggu Prabowo agar kekuasaannya di buat rapuh dan goyah. Sejumlah kaki tangannya di tempat di kabinet Prabowo. Pratiknyo, Bahlil, Tito, Zulhas juga Muhaimin dan sejumlah Mentri lainnya. Panglima TNI, Kapolri dan Jaksa Agung juga orang Jokowi.

Maka tidak mengherankan jika pertarungan hari ini dalam pemberantasan Korupsi, kekuatan koruptif yang selama ini back Joko Widodo selama berkuasa terkuasa yang di kenal sebagai Oligarki Busuk. Pertempuran pun terjadi. Dan langkah itu terlihat di sadari Prabowo.

Bisa jadi pertarungan Polisi vs Kejaksaan hari ini bagian dari pembongkaran kebusukan Oligarki Busuk yang selama ini back up Joko Widodo selama berkuasa itu.

Saatnya Prabowo bangun kekuatan demi soliditas pemerintahannya atau membiarkan terus di goyang oleh Jokowi, Oligarki busuk dan kami tangannya di Kabinetnya?

Rakyat akan berada di belakang Prabowo demi Indonesia Bersih dan Berwibawa. Rakyat juga sangat paham kejahatan dan Kebusukan Jokowi dan Genknya yang di topang Oligarki Busuk selama ini. ***

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock