Hukrim

Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Utus Oknum Preman untuk Intimidasi Wartawan

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Pengelola Dapur SPPG RW 11 Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon, diduga mengerahkan oknum preman untuk menekan dan mengintimidasi seorang wartawan media online yang menyoroti persoalan kebersihan serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut.

‎

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/5/2026) siang di kawasan Komplek Citraland, Kota Cirebon. Wartawan tersebut mengaku diminta untuk menurunkan berita yang memuat sorotan mengenai kondisi kebersihan, sanitasi, hingga pengelolaan IPAL di Dapur SPPG Kalijaga.

‎

Berdasarkan keterangannya, ia awalnya dihubungi oleh Ketua AMX Cirebon Raya, M. Hayat. Dalam komunikasi tersebut, disampaikan bahwa ada pihak dari SPPG yang ingin bertemu untuk membahas pemberitaan yang telah terbit.

‎

Karena mengira pertemuan itu bertujuan untuk memberikan hak jawab atau klarifikasi resmi, ia kemudian menyanggupi ajakan tersebut.

‎

Namun, setibanya di lokasi yang telah disepakati, ia mengaku justru mendapat tekanan agar menurunkan berita tanpa disertai penjelasan maupun klarifikasi terkait substansi pemberitaan.

‎

“Awalnya saya kira mau klarifikasi atau hak jawab. Ternyata malah meminta berita diturunkan,” ujarnya.

‎

‎Tak hanya meminta berita untuk diturunkan, ia juga mendapat ancaman secara langsung saat pertemuan berlangsung.

‎

“Saya seret kalau tidak menurunkan beritanya,” katanya sembari menirukan ucapan pria yang menemuinya.

‎

Ia menjelaskan, orang yang datang saat itu mengaku sebagai perwakilan dari salah satu kepala biro. Namun, pertemuan tersebut tidak dihadiri langsung oleh pihak pengelola SPPG Kalijaga.

‎

Menurutnya, berita yang ditulis merupakan hasil peliputan jurnalistik dan mengacu pada keterangan sejumlah narasumber yang ditemui di lapangan.

‎

Ia menilai, apabila ada pihak yang merasa keberatan terhadap isi pemberitaan, seharusnya menempuh mekanisme hak jawab atau klarifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers, bukan dengan cara melakukan intimidasi terhadap wartawan.

‎

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Dapur SPPG Kalijaga terkait dugaan intimidasi tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh keterangan dari pihak yang bersangkutan. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock