Ragam

Pengurus DPC KPPI Kota Cirebon Resmi Dilantik, Perjuangkan Peran Perempuan di Dunia Politik

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Kaukus Perempuan Politik Indonesia (DPC KPPI) Kota Cirebon masa bakti 2025-2030 secara resmi dilantik, Prosesi tersebut digelar di Aula Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, pada Minggu (26/10/2025).

Sebanyak 35 pengurus dilantik, terdiri atas ketua, tiga wakil ketua, sekretaris dan jajarannya, bendahara, serta lima ketua divisi lengkap dengan sekretaris dan anggota masing-masing.

Dalam sambutannya, Ketua DPC KPPI Kota Cirebon Cicih Sukaesih menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperjuangkan peran perempuan di ranah politik, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

“Pelantikan ini bukan hanya pengukuhan jabatan, tetapi awal komitmen kita bersama untuk memperkuat peran dan kiprah perempuan. KPPI adalah wadah persaudaraan lintas partai, tempat kita bersatu, berjejaring, dan berjuang bersama melampaui batas kepentingan politik praktis,” tegas Cicih.

Ia menambahkan, perempuan harus menjadi subjek aktif dalam menentukan arah pembangunan bangsa, khususnya di Kota Cirebon.

“Perempuan politik adalah pelita perubahan. Kita membawa nilai empati, integritas, dan keberanian dalam setiap langkah perjuangan,” tambahnya.

Cicih juga menyampaikan, KPPI Kota Cirebon akan berperan sebagai wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas politik bagi perempuan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.

“KPPI harus menjadi ruang lahirnya gagasan besar yang memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan kemajuan Kota Cirebon,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan KPPI Kota Cirebon dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan literasi politik, peran perempuan, dan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kedepannya mudah-mudahan ini KPPI bisa diterima oleh masyarakat, bisa dikenal oleh masyarakat, dan bisa betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Ketua DPD KPPI Jawa Barat, Dr. Ratna Ningsih, MM, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada pengurus baru. Ia berpesan agar pengurus mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu, termasuk tokoh KPPI Cirebon, Lili Eliyah, yang telah berjuang selama dua dekade.

“Sekarang saatnya tongkat estafet diberikan kepada generasi baru. Belajar dari pengalaman masa lalu dan tingkatkan lagi semangatnya, karena zaman sudah berubah dan aturan pun berkembang,” ujarnya.

Ratna menekankan, perjuangan perempuan dalam dunia politik masih panjang, terutama dalam memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada perempuan dan anak.

“Pengurus harus punya kemauan dan tekad, karena perjuangan Kaukus Perempuan Politik ini masih panjang dan jalan terjal masih kita lalui,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya literasi politik serta kemampuan membaca situasi sosial agar pengurus KPPI mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat.

“Mindset harus berubah. Jangan hanya duduk di lembaga legislatif, tapi turun ke konstituen, mendengar suara masyarakat, dan berbicara tentang KPPI di akar rumput,” pesannya.

Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) juga memberikan apresiasi atas pelantikan ini.

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Kota Cirebon, Suwarso Budi menyampaikan, selamat kepada seluruh pengurus baru dan menegaskan komitmen Pemkot dalam memperkuat pengarusutamaan gender di setiap kebijakan pembangunan.

“Kami percaya, perempuan memiliki keunggulan dalam menghadirkan empati, kejujuran, dan kepekaan sosial dalam proses pengambilan keputusan. Ketika nilai-nilai itu hadir di ruang politik, arah pembangunan akan semakin manusiawi, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Budi sapaan akrabnya berharap DPC KPPI Kota Cirebon dapat menjadi bagian dari gerakan moral yang memastikan politik dijalankan dengan etika, tanggung jawab, dan pelayanan kepada rakyat.

“Jadikan KPPI sebagai ruang pembelajaran, advokasi, dan solidaritas. Buka ruang bagi generasi muda perempuan untuk belajar politik dengan cara yang sehat dan berintegritas. Bangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang responsif gender,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Divisi Sosial Kemasyarakatan DPC KPPI Kota Cirebon, Rinna Suryanti, menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan program nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak.

“Kami akan fokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan, pendampingan korban kekerasan, serta kampanye literasi politik di kalangan perempuan muda. Tujuannya agar perempuan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku perubahan,” pungkas Rinna.

(Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock