Terinspirasi K-Pop dan EDM Modern, Kintan Gebrak Debut Musik Lewat Lagu “Lets Dance”

Jakarta || Penyanyi pendatang baru Kintan resmi merilis single debut berjudul “Lets Dance” yang kini telah tersedia di seluruh Digital Store Platform (DSP). Menariknya, perjalanan Kintan di industri musik berawal dari keisengan mengikuti lomba karaoke antar jurnalis.
Dari ajang tersebut, Kintan berhasil meraih juara dua. Prestasi itu membuka jalan pertemuannya dengan produser musik Fransiscus Eko yang kemudian menawarinya untuk membawakan sebuah lagu.
“Awalnya iseng ikut lomba karaoke antar jurnalis, alhamdulillah juara dua. Lalu ditawari Mas Eko untuk membawakan salah satu lagu. Dari situ akhirnya aku mencoba serius menjalaninya,” ungkap Kintan.
Dikenal kerap membawakan lagu-lagu ballad, Kintan justru mendapat tantangan menyanyikan lagu upbeat dengan tempo cepat. Tantangan tersebut sengaja diberikan untuk mengembangkan kemampuannya sebagai penyanyi.
“Biasanya aku nyanyi ballad, tapi kali ini justru lagu upbeat karena aku suka dance. Katanya supaya aku bisa berkembang dan keluar dari zona nyaman,” ujarnya.
Proses rekaman “Lets Dance” berlangsung sekitar tiga jam. Tantangan utama yang dihadapi Kintan adalah pelafalan lirik dengan tempo cepat. Namun berkat arahan tim produksi, proses tersebut dapat dilalui dengan lancar.
Kintan juga menyampaikan apresiasi kepada Cadazz Pustaka Musik (CPM), label yang menaunginya.
“Di sini bukan cuma soal materi, tapi tentang dukungan dan tumbuh bersama. Aku sangat bersyukur diberi kesempatan ini,” katanya.
Fransiscus Eko selaku eksekutif produser menilai Kintan sebagai sosok multi-talenta yang mampu mengeksekusi lagu dance dengan baik.
“Kintan itu jurnalis, penyiar radio, host, MC, sekaligus bisa nyanyi dan dance. Lagu upbeat ini tantangan sekaligus bentuk kepercayaan saya kepada dia,” jelas Fransiscus Eko.
Single “Lets Dance” diciptakan oleh Yanda Bebeh yang juga bertindak sebagai produser musik dan arranger. Proses penulisan lagu diselesaikan dalam satu hari, sementara aransemen musik digarap selama dua hingga tiga hari.
Menurut Yanda, inspirasi lagu ini datang dari fenomena K-pop yang tengah digemari di Indonesia. Nuansa catchy, enerjik, dan easy listening menjadi fondasi utama lagu tersebut.
Dari sisi produksi, aransemen diarahkan pada sentuhan EDM modern dengan elemen techno, synth, serta beat elektronik yang kuat. Perpaduan tersebut membuat “Lets Dance” terasa hidup, penuh energi, dan cocok menjadi anthem untuk bergerak bebas di berbagai suasana.
Ke depan, Kintan berharap dapat terus berkarya dan menghadirkan lagu-lagu yang lebih emosional, termasuk kemungkinan kembali ke genre ballad.
Sementara itu, Fransiscus Eko mengungkapkan rencana pembuatan video musik setelah perilisan single ini agar publik bisa mengenal sosok Kintan lebih jauh.
Dengan semangat belajar dan keberanian keluar dari zona nyaman, Kintan membuktikan bahwa perjalanan musik bisa dimulai dari mana saja—bahkan dari sebuah lomba karaoke yang awalnya hanya untuk bersenang-senang.(km)





