Tokoh Parsadaan Tabagsel, Gelorakan Provinsi Sumatera Tenggara

CIBUBUR || Koranprogresif.id – Empat organisasi kedaerahan Se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menggelar Halal Bihalal (HBH) bersama sekaligus upacara pelantikan pengurus baru di Sekolah Al-Jannah, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (18 April 2026).
Keempat organisasi tersebut Forum Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Format), Ikatan Alumni Mahasiswa IPB Tabagsel (IKAMATABAGSEL), Parsadaan Siregar Boru dohot Babere (PSBB), serta Parsadaan Alumni Pelajar Padangsidempuan dan Sekitarnya (PAPPSI).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.500 warga Tabagsel yang bermukim di Jakarta dan sekitarnya tersebut, dimeriahkan tarian tor-tor dari muda-mudi (Naposo Nauli Bulung) dan organ tunggal khas daerah Tabagsel. Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan hatobangon asal Tabagsel.
Diplomat Bomer Pasaribu yang hadir pada acara tersebut mengingatkan bahwa, sudah puluhan tahun cita-cita Provinsi Sumatera Tenggara yang dicita-citakan belum terlaksana, sehingga ke depan warga Tabagsel dituntut lebih kompak dalam berjuang.
”Memajukan bona pasongit melalui pembangunan infrastruktur dan dunia pendidikan seperti sekolah vokasi juga sangat dibutuhkan, maka dari itu kita jaga kekompakan demi terwujudnya cita-cita bersama yaitu Provinsi Sumatera Tenggara,” ujar Bomer Pasaribu
Sementara Komjen Pol (Purn) Dr. Saud Usman Nasution menegaskan, berkumpulnya 4 organisasi dalam sebuah acara pelantikan pengurus sekaligus ber-HBH, membuktikan perantau masyarakat Tabagsel masih ada dan kompak. Semua hadir dengan maksud dan tujuan yang sama yakni berdirinya Provinsi Sumatera Tenggara.
”Hari ini kita membuktikan bahwa kita masyarakat Tabagsel masih ada. Singkirkan ego sektoral dan mari kita bangun kampung halaman. Kita jaga kekompakan untuk membangun Provisi Sumatera Tenggara melalui berpartisipasi bersama,” tegas Saud Usman
Ketua Umum PAPPSI, Prof. Dr. Brigjend (Purn) Hoiruddin Hasibuan, SH, M.Hum dalam sambutannya mengatakan, warga Tabagsel wajib berjuang dengan jerih payah bersama untuk mendirikan Provinsi Sumatera Tenggara. “Sebagai orang yang menjabat di Kementerian Dalam Negeri, saya akan menyupayakan segala tenaga dan pikiran demi terwujudnya Sumatera Tenggara sesegera mungkin,” tegasnya.
”Membenarkan apa yang dikatakan senior kita, Pak Saud Usman, pemekaran Sumatera Tenggara tidak bisa di tunda lagi. Rencana pemekaran Sumatera Tenggara ini sudah sangat lama. Saya sebagai ketua PAPPSI dan Staf Ahli di Kementerian Dalam Negeri akan berusaha sekuat dan semampu saya untuk mengawal permohonan pemekaran provinsi baru in,” ujar Hoiruddin.
Acara ini dihadiri Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, Mantan Sekjen Kemenkeu, Mulia P Nasution, Mantan KABIN, Samsir Siregar, Mantan Kepala BNPT Polri, Saud Usman Nasution dan Staf Khusus Kemendagri, Hoiruddin Hasibuan, Diplomat RI, Bomer Pasaribu. (Red).



