Oknum Pegawai Kantor ATR/BPN Demak Dilaporkan ke Polres, AJS: Keluarga Siap Menikahi

Nurul Huda, Kuasa Hukum (Managing Partner Kantor Hukum Muda Integrity). (Foto Ist).
DEMAK || Koranprogresif.id – TSN (20 Tahun), Perempuan asal Demak dengan di dampingi kuasa hukumnya melaporkan AJS kekasih yang ia cintai selama ini karena dinilai mengkhianatinya ke kantor Kepolisian Resort Demak, Selasa (22/10).
Hal itu lantaran AJS dinilai telah berbohong, dimana ia akan menikahinya secara resmi setelah lulus dari STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional) Sleman Yogyakarta, akan tetapi janji itu tidak ditepati. “Padahal dia juga lulus dan bekerja di Kantor ATR/BPN Kabupaten Demak,” ungkap TS melalui keterangannya, Selasa (22/10).
Menurut TSN, hubungannya dengan AJS dimulai sejak SMA Kelas XII dan AJS pada waktu baru lulus di SMK Kehutanan Negeri Kadepaten Majalengka, Jawa Barat. Hubungan mereka berlanjut hingga sering melakukan hubungan suami – istri ketika TSN pulang sekolah dan itu dilakukan baik dirumah TSN sewaktu orang tua TSN bekerja atau bahkan pernah dilakukan di rumah AJS. 
“Hal itu dilakukan karena AJS selalu berjanji akan selalu bersama sama apapun rintanganya dan dan akan segera menikahinya.
Setelah mengetahu kalau dirinya hamil,” tandasnya.
TSN menjelaskan, sebenarnya AJS berulang kali menyuruh untuk menggugurkan janin yang ada dalam kandunganya dengan cara diminta makan sembarangan, jamu-jamuan & bahkan tak jarang AJS membelikan secara langsung obat-obatan seperti Pil Tuntas dan sebagainya, akan tetapi karena TSN tidak sepenuh hati untuk menggugurkannya maka pada akhirnya pada hari Jum’at tanggal 15 Desember 2023 TSN akhirnya melahirkan dikamar mandi rumah dan berjenis kelamin perempuan,” imbuhnya.
Mengetahui anaknya melahirkan di kamar mandi, malam harinya orang tua TSN bersama dengan kerabatnya mencoba mendatangi orang tua AJS yang ternyata juga anggota Polres Demak dan disepakati bersama karena AJS mash sekolah Ikatan sekolah non-Dinas di STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional) Sleman, Yogyakarta, maka solusisnya TSN akan dinikahi secara siri dulu dan akan dinikahi secara resmi kalau AJS lulus sekolah. Maka 2 (dua) hari sebelum Sdr. Terlapor berangkat menyelesaikan sekolahnya di STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional) Sleman, Yogyakarta , tepatnya pada hari Minggu, 24 Desember 2023 TSN dan AJS menikah secara siri di rumah orang tua TSN dengan dihadiri AJS, kedua orang tua AJS dan beberapa kerabat/keluarga AJS.
“Namun naas bagi TSN, setelah AJS dinyatakan lulus dari STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional) Sleman Yogyakarta dan sudah bekerja di Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kantor Tanah Kabupaten Demak pernikahan secara resmi yang sedianya akan dilangsungkan pada hari Jum’at 18 oktober 2024 dibatalkan secara sephak oleh AJS dan ketika orang tua TSN mengkonfirmasi secara langsung kepada AJS dan orangtua AJS dirumahnya secara langsung AJS dan orang tuanya malah mempersilahkan orangtua TSN untuk melanjutkan ke proses hukum saja,” ujar Ibu TSN.
Sementara itu, Nurul Huda, salah satu pendamping korban yang mendampingi korban TSN yang manyampaikan bahwa, berdasarkan analisa yang sudah dilakukan oleh kantornya, upaya hukum yang akan dilakukannya selain melaporkan AJS ke Kepolisian kaitan dengan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh AJS, kantornya juga sudah menyiapkan gugatan secara perdata dan gugatan PMH yang dilakukan oleh AJS pada TSN, apalagi di ketahui AJS ini pekerja di instansi pemerintah dan anak dari seorang anggota Polres Demak. “Jadi kami berharap, Kepolisian nanti ketika menyelediki perkara ini juga bisa menyelesaikanya secara professional, akuntabel dan transparan sesuai dengan slogan Polri yaitu Presisi, meskipun tindak pidana ini melibatkan anak/saudara anggota itu sendiri,” ujar Huda yang juga Managing Partner kantor Hukum Muda Integrity ini.
Sementara itu AJS yang Pegawai ATR/BPN Demak saat di konfirmasi wartawan melalui whatshap, Rabu (23/10), pukul 08:19 Wib, menyatakan sudah mengetahui adanya laporan ke Polres Demak oleh TSN dan Kuasa Hukumnya. “Kami dari pihak keluarga sudah siap menanggapi. Bahkan keluarga dan saya sendiri juga bersedia menikahinya dengan ikhlas dan sudah kewajiban saya juga untuk menikahinya. Intinya juga saya menikah demi kebaikan keluarga saya maupun dari keluarga perempuan,” ujarnya.
“Sekali lagi dari keluarga saya sendiri juga bersedia dan siap menikahkan saya,” pungkasnya. (Red).











