Pemilihan Senat 2026: Partai Republik bakal Unggul 53-47 Kursi atas Demokrat

Jerry Massie (Direktur Political and Public Policy Studies (P3S)
JAKARTA || Koranprogresif.id – Pemilihan senat dan parlemen paruh waktu 3 November mendatang, kian menarik terutama di pertarungan sejunlah wilayah battleground Partai Republik dan Demokrat.
Perburuan kursi sangat ketat di Michigan yang mana kandidat Republik yang didukung Donald Trump akan berhadapan dengan wakil Demokrat yanhlg dijagokan Barrack Obama Abdul Al-Sayyed.
Polling terakhir Mike Rogers unggul 2 persen, padahal sebelumnya Al-Sayed sempat leading 6-7 persen. Ini lantaran pemilih Jewish atau (Yahud)i dan kulit hitam telah berbalik arah mendukung Mike Rogers.
Untuk wilayah merah Texas, agak sulit bagi Demokrat merebut basis merah ini yang mana sejak berapa dekade dikuasai Partai Republik. Sama seperti Minnesota, sulit bagi GOP menembus dominasi Demokrat sejak Presiden Richard Nixon belum pernah merebut pemilihan senat di daerah berjuluk Viking ini.
Sepertinya Minnesotta hampir sama dengan Partai Republik di California. Partai berlambang gajah ini belum pernah memenangkan pemilihan senat disana sejak 1992 saat Jhon Seymour pensiun.
Selain Texas, Michigan dan Lowa, maka yang menarik juga pemilihan senat di Ohio yang mana petahana dari Partai Republik, Jon Husted 663,378 ribu suara masih unggul atas lawannya dari Partai Demokrat, Sherrod Brown 515,193 ribu suara. Padahal sejumlah survei Brown selalu unggul atas Husted.
Seperti diketahui, sang petahana Jon Huzted adalah senator yang menggantikan posisi JD Vance yang naik menjadi Wapres 2024 lalu.
Sejak dulu pertarungan ketat di negara bagian yang mengoleksi 8 presiden yakni Grover Cleveland, Ullyses Grant, James Gardfield, Williiam Henry Harrison, Rutherford B Hayes, Wilkiam Mc Kinley, Warren G Harding dan William Taft.
Duel di Ohio sangat ketat lantaran calon Demokrat juga bukan kandidat sembarangan, dia duduk sebagai senator negara bagian Buckeye State sejak 1993 duduk di kongres dan 2007-2025.
Jadi Brown sudah banyak pengalaman, tapi langkahnya bakal terhento dengan kampanye Donald Trump di Ohio.
Serta Donald Trump juga turun mendukung calon Gubernur Ohio Vivek Ramaswamy yang unggul 2 poin atas lawannya Amy Acton 47-45 %.
Kejutan terjadi di daerah Arizona, dimana pada pemilu dan pemilihan kongres dan senat 2024 dikuasai Partai Demokrat kini diambil alih Republik yang memenangkan Maricopa County.
Pemilihan awal ada 937,650 ribu warga Arizona sudah memilih dan Republik meraih 361,264 ribu suara dan Demokrat 360,335 ribu suara.
Nah, kalau Republik mampu membalikan suara di Arizona, maka dipastikan Republik bisa menguasai Senat dan Gubernur negara bagian battleground state ini.
Pemilihan di Arizona akan memilih Gubernur calon petahana Katie Hobbs lawannya Andy Biggs dari Partai Republik.
Ada lagi persaingan senat paling kompetitif di Maine, yang mana Susan Collins petahana Partai Republik akan berjibaku dengan kandidat kuat Demokrat, Troy Jackson
Lembaga survei Marist menggungulkan wakil Demokrat ini dengan 49,47 %, tapi dilain sisi survei menunjukan Susan Collins memimpin perolehan suara dari 188 ribu pemilih Susan unggul 44-50 % dan Jackson 43-49 % suara.
Bahkan berita menggemparkan Susan Collins diperkirakan masih akan memenangkan re-election di Maine 🟥Susan Collins* 54.7% 🟦Troy Jackson 45.3%
Projected Margin: 🟥R+0.9.
Rogers unggul 49,4 dan Al-sayyed 47,7 persen. Keduanya masih akab bertarung 3 November lantaran ini masih pemilihan pendahuluan. Tapi ini menentukan pada pemilihan berikut.
Perebutan senat yang menarik di Texas yakni calon kuat James Talarico, kanddat Demokrat ditantang Jaksa Agung Ken Paxton. Sangat menatik lantaran Talarico menguasai daerah Dallas, Harris dan Travis dan Paxton merajai Montgomery, Collin, Denton dan Tarrant.
Sejatinya, dana kampanye James Talarico terbilang fantastis yakni $134 milion. Sementara penyumbang partai Demokrat sendiri ada George Soros dan Bill Gates.
Elon Musk menjadi donatur terbesar Republik, untuk Ken Paxton yakni $158 million.
Pemih awal di Texas tembus 6,103,792 dan Partai Republik menggunguli Partai Demokrat dengan selisih 582,530 ribu suara atau 54,98 persen. Partai Republik meraup 3,359,992 juta suara sedangkan Demokrat 2,659,287 suara.
Selain Oho, Michigan, Texas, Lowa, maka Republik bisa merebut Alaska yakni petahana mereka Dan Sullivan, serta Maine Susan Collins. Tapi agak sulit untuk meang di Georgia, dimana Jon Ossof masih unggul atas Mike Colins 53,2 % – 44,6 %. Dan juga North Carolina, yang mana Roy Cooper masih memimpin atas jagoan Trump yakni Michael Whatley 52,4% dan 45,7 %.
Partai Republik diperkirakan masih mengendalikan senat 53-47 atau bisa saja 54-46 kursi. ***










